Berapa Kali??

Bismillahirrahmanirrahim

Berapa kali kita diciptakan? Sederhananya, berapa kali kita hidup?

Sekali?

Tidak!

Tapi, dua kali.

Kita sedang berada pada kehidupan yang pertama. Kehidupan di dunia ini. Disini, menyaksikan pemandangan yang indah, yang akrab dengan kita sejak bangun hingga terlelap.

Apa saja yang kita saksikan?

Banyak!

Ada mereka yang belajar, ada mereka yang bekerja, ada yang bertransaksi, kendaraan yang berlalu lalang, ada mereka yang berbicara, ada mereka yang tertawa, ada mereka yang tertidur, ada yang makan, ada yang senantiasa sujud, ada yang mentadabburi Al Qur’an, yah.. disini kita hidup, menjalani setiap fase yang telah digariskan kepada kita. Bersama keluarga, sahabat, kawan, suami ataupun isteri, tetangga, kenalan.

Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, Yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).(QS. Ali Imran:14)

Lantas setelah itu?

Yah, kita mati. Kita M-A-T-I

Kemudian dihidupkan kembali. Inilah kehidupan kedua.

Mengapa kamu kafir kepada Allah, Padahal kamu tadinya mati, lalu Allah menghidupkan kamu, kemudian kamu dimatikan dan dihidupkan-Nya kembali, kemudian kepada-Nya-lah kamu dikembalikan?(QS. Al Baqarah:28)

Apa lagi yang kita saksikan?

Berbeda!

Yah, berbeda.. kita menyaksikan kebingungan orang-orang. Tiada lagi belajar, bekerja, transaksi, kendaraan, berbicara, tertidur, makan, sujud bahkan mereka yang membaca Al Qur’an. Tiada orang tua, anak, isteri, sahabat, kawan, suami, tetangga atau siapapun. Semuanya linglung.

Dan apabila datang suara yang memekakkan (tiupan sangkakala yang kedua), pada hari ketika manusia lari dari saudaranya, dari ibu dan bapaknya, dari istri dan anak-anaknya. Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya. (QS. Abasaa: 33-37)

Mereka yang telah mendahului kita sedang menyaksikan pemandangan yang dahsyat di alam barzakh. Pemandangan yang mengalihkan mereka dari mengingat kita yang masih hidup. Pemandangan barzakh dan mahsyar serta naar –Wa iyyadzubillah- atau syurga adalah kehidupan yang sebenar-benarnya kehidupan

Dan Tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. dan Sesungguhnya akhirat Itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui (QS. Al Ankabuut:64)

Maka tebuslah diri sejak detik ini, saat ini, di dunia ini tanpa menunda yaitu dari hari dimana harta dan anak-anak tiada berguna.

Orang kafir ingin kalau sekiranya dia dapat menebus (dirinya) dari azab hari itu dengan anak-anaknya (QS. Al Maarij:11)

Maka, siapkan perbekalan untuk perjalanan di kehidupan selanjutnya di sini, di kehidupan yang pertama.

Wallohu a’lam

Iklan

2 comments on “Berapa Kali??

    • Betul mbak.,

      Kita akan pulang ke kampung akhirat, mau atau tidak mau!
      kalau mudik dunia memungkinkan kita untuk kembali, tapi mudik akhirat adalah gelombang mudik paling dahsyat dan tak ada kesempatan buat balik lagi..

      alhmadulillah jika artikelnya bermanfaat..

Goreskan setiap yang berjejak, ramaikan dunia dengan bongkahan ide yang membangkitkan inspirasi.. Insya Allah dakwah bil qalam.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s