Sajak Tanpa Judul

Pada sebuah cita dan cinta yang tersingkap perlahan, kurengkuh perlahan dengan kedua belah tangan.

Jika hari ini adalah yang terakhir, maka izinkan kutarik garis yang takkan pernah lagi memisahkan kita untuk selamanya, yah selamanya.

 Gambar

Apa kabarmu wahai pejuang?

Detik berlalu tanpa kabar yang terbawa angin

Meski sekadar arus hangat yang menyebar

Ada ruang kosong dengan kealpaanmu

Tak ada yang ingin mengganti, karena itu adalah hak mu

Apa kabarmu wahai Adik?

Untuk sebuah hangat yang mengalir

Lewat seliter susu dan sekantung buah

Rasa bahwa ukhuwah masih ada

Menjadi kokoh olehmu

Apa kabar wahai Kawan?

Ketika kabar menghentak yang tak dapat kutepis

Tubuhmu terbaring lemah

Semoga masih ada esok yang terbit dengan kokohmu

Apa kabar wahai sahabat?

Untuk sebuah jarak yang memisah

Untuk sebuah cakrawala yang membatas

Untuk sebuah lautan yang membentang

Masih ada cinta tanpa limit

Apa kabar untukmu yang mengenalku?

Salam hangat dariku

Semoga masih ada ruang untukku

Berbagi denganmu tentang hujan, angin, lautan, cinta dan cita.

#Seberkas cahaya di penghujung hari dan pengawal waktu, Think Positive!Always On, Move On..

Iklan

11 comments on “Sajak Tanpa Judul

  1. suka bgt dgn puisinya!
    ^_^)b
    oya, maukah bertukar link dgn blogku sobat? aku udah pasang link blogmu di widget blogroll yg ada di bawah follower sidebar kiri bawah. biar kita bs saling mengunjungi

Goreskan setiap yang berjejak, ramaikan dunia dengan bongkahan ide yang membangkitkan inspirasi.. Insya Allah dakwah bil qalam.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s