IBU PALESTINA

Palestine

Anakku, mataku kini tiada menyisakan cahaya
Hingga lamur karena pekat
Namun masih ada bara manikmu
Menyisakan detak-detak perapian
Berangus sukma-sukma kayu

Anakku, punggungku berbentuk pelangi hanya disanggah pilar rapuh ujung tangan
Serabut-serabut putih tumbuh berlarian kepalaku
Hadir jua teguh sosokmu
Siap rambah padang seribu luka

Anakku, aku telah temaram usia
Tinggal selangkah mengetuk pintu tanah
Bukan menghantar denyut jantung itu yang kuingin
Mengutusmu menyambut rencah 100 peluru yahudi
Seperti menyusun batu bata surgaloka

Anakku mari jadi Ibrahim dan Ismail
Mahkotai raja kita dengan hibat pitih
Sudah sampai suratan
Mengikuti iringan jasad berbau kesturi
Menuju sisi Sang Pencipta

Liebe ENO Shafiiyyah (24.2.03)

(Suara untuk bumi Gaza dari tanah Anging Mammiri)

Iklan

Rindu

Gambar

Pada rindu yang membuncah

Terbentang lautan memisah

Dalam detak jantung yg memacu

Aku tertahan

Pada mula yang tak mulus

Kita merasa

Merasai rasa yang sama

Meski raga tiada bersua

Membentang jarak yang kian menghalau Baca lebih lanjut

Dimana Angin??

berhembusnya angin

beriringnya ada awan berarak

bersamanya ada hujan

lalu dimana angin?

dimana awan?

dimana hujan?

haruskah mengejar angin

ataukah menunggunya berhembus?

lautan rumahnya…

angin tak bertiup membawa evaporasi air

awan tak berarak diantar sang angin

hingga hujan tiada membasahi bumi

dimana angin???

Allah, Dialah yang mengirim angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendaki-Nya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal; lalu kamu lihat hujan keluar dari celah-celahnya, maka apabila hujan itu turun mengenai hamba-hamba-Nya yang dikehendakiNya, tiba-tiba mereka menjadi gembira (QS.Arruum:48)

*episode kangen hembusan angin yang membuat ujung jilbabku menari..aiiihh..*

Sahabat

Berlalu masa bersama,
Tersimpan sebuah tanya dari tatapmu yang dalam
Mengapa masih disini sahabatku?
Lalu saat kau tanyakannya sekali lagi
Maka dengan lantang ku jawab

Tak ada kata pergi dari kamusku sahabat

Baca lebih lanjut

Angin

Angin…

Semilirmu takkan pernah meramaikanku

Sepoimu takkan pernah temaniku

Namun senandungmu kan tetap terpatri dalam ruang memoriku

Angin…

Kembalimu pada Sang Pemilik

Menegaskan bahwa kita sejatinya tak memiliki apa-apa

Engkau anginku

Dan akan tetap menjadi anginku Baca lebih lanjut

Kabar Untuk Angin

Pernah datang dengan semilir lembut

Membawa kisah masa lalu

Menyusuri lorong hati hingga bersatu

Kemudian hilang tanpa kabar

Lalu datang dengan badai dan puyuh

Meluluhlantakkan segala bunga rasa yang sedang bermekaran

Apa kabarmu angin? Baca lebih lanjut