Dimana Angin??

berhembusnya angin

beriringnya ada awan berarak

bersamanya ada hujan

lalu dimana angin?

dimana awan?

dimana hujan?

haruskah mengejar angin

ataukah menunggunya berhembus?

lautan rumahnya…

angin tak bertiup membawa evaporasi air

awan tak berarak diantar sang angin

hingga hujan tiada membasahi bumi

dimana angin???

Allah, Dialah yang mengirim angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendaki-Nya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal; lalu kamu lihat hujan keluar dari celah-celahnya, maka apabila hujan itu turun mengenai hamba-hamba-Nya yang dikehendakiNya, tiba-tiba mereka menjadi gembira (QS.Arruum:48)

*episode kangen hembusan angin yang membuat ujung jilbabku menari..aiiihh..*

Angin

Angin…

Semilirmu takkan pernah meramaikanku

Sepoimu takkan pernah temaniku

Namun senandungmu kan tetap terpatri dalam ruang memoriku

Angin…

Kembalimu pada Sang Pemilik

Menegaskan bahwa kita sejatinya tak memiliki apa-apa

Engkau anginku

Dan akan tetap menjadi anginku Baca lebih lanjut

Kabar Untuk Angin

Pernah datang dengan semilir lembut

Membawa kisah masa lalu

Menyusuri lorong hati hingga bersatu

Kemudian hilang tanpa kabar

Lalu datang dengan badai dan puyuh

Meluluhlantakkan segala bunga rasa yang sedang bermekaran

Apa kabarmu angin? Baca lebih lanjut

Dua Purnama Lagi

Langit Makassar begitu cerah malam ini, hingga bulan sabit yang indah tak malu-malu menampakkan dirinya…hari ini 6 Rajab. Berarti usia sabit itu telah ada enam hari. Saya menatapnya dengan penuh rasa takjub, berarti tersisa dua purnama lagi sebelum menyambut hilal ramadhan. Ada sebuah rasa hangat yang mengalir dalam darah, sepertinya angin yang berhembus lembut membawa aroma ramadhan. Tamu agung bagi perindunya..Subhanallah Allahumma baarik lanaa fi rajab wa sya’ban wa ballifhnaa fi ramadhaan (Ya Allah, berkahilah kami di bulan rajab dan sya’ban serta jumpakanlah kami dengan ramadhan).. Baca lebih lanjut