IBU PALESTINA

Palestine

Anakku, mataku kini tiada menyisakan cahaya
Hingga lamur karena pekat
Namun masih ada bara manikmu
Menyisakan detak-detak perapian
Berangus sukma-sukma kayu

Anakku, punggungku berbentuk pelangi hanya disanggah pilar rapuh ujung tangan
Serabut-serabut putih tumbuh berlarian kepalaku
Hadir jua teguh sosokmu
Siap rambah padang seribu luka

Anakku, aku telah temaram usia
Tinggal selangkah mengetuk pintu tanah
Bukan menghantar denyut jantung itu yang kuingin
Mengutusmu menyambut rencah 100 peluru yahudi
Seperti menyusun batu bata surgaloka

Anakku mari jadi Ibrahim dan Ismail
Mahkotai raja kita dengan hibat pitih
Sudah sampai suratan
Mengikuti iringan jasad berbau kesturi
Menuju sisi Sang Pencipta

Liebe ENO Shafiiyyah (24.2.03)

(Suara untuk bumi Gaza dari tanah Anging Mammiri)